Tangerang – (17/10/2025)- HUMAS, Kabar membanggakan Siswa MAN 2 Ponorogo, dalam ajang bergengsi Tingkat MA (OMI) Olimpiade Madrasah Indonesia Bidang Riset, melaju sebagai finalis, lolos Top 30 sebanyak 2 Tim dengan tema Transformasi Digital untuk Pembangunan Nasional
- Tim ABC Machine yang beranggotakan
Karin Alya Magfirah X-12
Noor Zahra Nabila Alya X-1
Hana Dinny Fitriyah X-12
- Tim Nervusvest yang beranggotakan
Nabila Saniyya Aziza XI-8
Hasna Fadhila Ramadhani XI.8
Hana Dinny Fitriyah X-12 dan Nabila Saniyya Aziza XI-8 mewakili Timya melaksanakan Pembinaan dan Penguatan Tim OMI Bidang Riset yang telah ditetapkan menjadi Top 30 pertama perjenjang. Bertemu dan berkonsultasi langsung dengan dewan juri dengan harapan memaksimalkan hasil OMI Bidang Riset Tahun 2025. Pembinaan tersebut dilaksanakan pada hari Kamis- Sabtu 16-18 Oktober 2025 di Hotel Grand El Hajj Kota Tangerang Provinsi Banten yang di selenggarakan oleh Panitia Nasional.
Acara bergengsi ini di hadiri oleh Direktur KSKK Madrasah Prof. Dr. Yayu Khadijah, S.Ag. M.Si dan seluruh tim juri OMI Bidang Riset serta 180 tim yang terpilih berdasarkan evaluasi proposal OMI Bidang Riset yang diikuti oleh 9.349 Tim, kehadiran beliau sebagai bentuk dukungan dan semangat kepada talenta-talenta muda di bidang riset.
Tantangan semakin terasa karena lawan yang dihadapi bukan sembarangan, oleh karena itu Hana dan Nabila penuh antusias dan semangat dalam melaksanakan pembinaan karena berkesempatan konsultasi langsung dengan dewan juri, mereka menggunakan waktu dengan sangat baik, kehadiran mereka tentunya membawa pesan kuat terhadap dirinya dan juga Timnya untuk memaksimalkan penelitianya.
Perjalanan 2 Tim tersebut tidaklah mudah diperlukan kerja keras, ketekunan dan keyakinan, Mereka di bimbing langsung oleh Amru Hidayah, M.Pd Guru Fisika Man 2 Ponorogo, pembimbingan dilaksanakan secara intensif sehingga menghasilkan hasil yang memuaskan dan membanggakan.
Pencapaian ini memberi pesan kuat bahwa kerja keras, ketekunan, dan keyakinan mampu menghasilkan hasil yang luar biasa. Lebih dari sekadar gelar, keberhasilan diharapkan menjadi inspirasi bagi para talenta talenta muda untuk terus kerja keras , tidak mudah menyerah, dan berani bermimpi besar. Ajang bergensi ini pun juga meninggalkan kesan mendalam, bukan hanya bagi para Finalis, tetapi juga Lingkungan Madrasah, bahwasanya madrasah juga bisa bersaing dan melahirkan generasi Unggul.
Reporter
Uswatun Hasanah, M.Pd.I



Discover more from MAN 2 Ponorogo
Subscribe to get the latest posts sent to your email.




